Menurut France 24, anggota parlemen Prancis telah meloloskan undang-undang baru yang menargetkan pengecer fesyen ultra-cepat, dan Shein dan Temu menghadapi pembatasan yang lebih ketat di Prancis.
Setelah lebih dari dua tahun perdebatan di kedua majelis parlemen, parlemen Perancis akhirnya mengesahkan rancangan undang-undang yang bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari industri tekstil.
Undang-undang tersebut akan mengenakan sanksi ekonomi pada perusahaan fesyen ultra-cepat, dengan denda berkisar antara €0,25 hingga €6 per item pada tahun 2026, dan meningkat menjadi €10 per item pada tahun 2030.
Peraturan ini juga akan melarang iklan yang dilakukan oleh perusahaan fesyen ultra-cepat, termasuk kampanye promosi melalui influencer online.
RUU ini menargetkan pengecer dan platform e-commerce yang membanjiri pasar dengan barang-barang berharga rendah dalam jangka waktu singkat; perusahaan yang disebutkan dalam laporan tersebut termasuk Shein, Temu, dan AliExpress.
Senat Perancis menyatakan bahwa usulan tersebut bertujuan untuk membatasi pertumbuhan model pengiriman cepat, mengekang peningkatan volume pengiriman di pasar, dan mengatasi dampak lingkungan dari model ini.
Versi final undang-undang ini memiliki cakupan yang lebih sempit dibandingkan usulan sebelumnya dan berfokus pada industri mode ultra-cepat (ultra-fast fashion) dibandingkan industri mode cepat (fast fashion) yang lebih luas.
Reuters melaporkan bahwa teks yang direvisi tersebut menargetkan operator mode ultra-cepat yang pertama kali online, tidak termasuk pengecer mode cepat Eropa seperti Zara dan H&M.
Langkah ini dilakukan ketika platform e-commerce Tiongkok memberikan tekanan yang semakin besar terhadap pengecer fesyen tradisional Eropa dengan menjual pakaian berharga murah dalam jumlah besar langsung ke konsumen.
Menteri Usaha Kecil Serge Papin menyatakan sebelum pemungutan suara bahwa masalahnya bukan hanya soal pakaian, tapi juga model sosial yang ingin dipertahankan Perancis.
Shein mengatakan kepada Reuters bahwa beberapa langkah dalam RUU tersebut tampaknya tidak konsisten dengan kerangka Eropa untuk mengatur layanan digital dan e-commerce.
Kecuali diserahkan ke Dewan Konstitusi Perancis, undang-undang tersebut masih harus disahkan oleh presiden Perancis agar dapat berlaku.
Tindakan keras ini mengintensifkan pengawasan Eropa terhadap platform e-commerce berbiaya rendah, dengan regulator yang semakin fokus pada keamanan produk, keberlanjutan, peraturan bea cukai, dan persaingan dengan pengecer domestik.
POCO manusia salju 70k puff Grosir vape sekali pakai
elf bar 20k,30k ,iget bar ,elf bar vape, iplay vape,R dan m,R&M,R&H,breeze
pro,RandMTornado 9000Puffs,Randmvape kehilangan mery vape,geek bar pluse,waka vape,alfakher vape,crystal vape
whatsapp:+8613878647254