Rumah> Berita industri> Bisakah perusahaan rokok elektrik meniru platform pintar Huawei?

Bisakah perusahaan rokok elektrik meniru platform pintar Huawei?

2026,04,25
Meskipun Huawei memiliki 114.000 personel penelitian dan pengembangan yang mencakup 53,7% tenaga kerjanya, industri rokok elektrik kesulitan merekrut insinyur atomisasi yang berkualifikasi. Pada tahun 2025, investasi penelitian dan pengembangan Huawei mencapai 192,3 miliar yuan, menyumbang 21,8% dari pendapatan tahunannya, dengan investasi penelitian dan pengembangan kumulatif melebihi 1,382 triliun yuan selama dekade terakhir. Yang lebih mengesankan lagi, pada akhir tahun 2025, Huawei memiliki sekitar 114.000 karyawan penelitian dan pengembangan, yang mewakili 53,7% dari total tenaga kerjanya. Sementara itu, industri rokok elektrik sedang menghadapi krisis bakat. Postingan pekerjaan untuk insinyur atomisasi di situs rekrutmen secara jelas menampilkan persyaratan seperti: "Gelar master dalam Ilmu Material/Energi dan Tenaga/Mekanika Fluida/Bahan Optik; kemahiran dalam keterampilan dasar mekanika fluida eksperimental, pemahaman dengan model matematika simulasi, dan penguasaan perangkat lunak simulasi arus utama seperti ANSYS atau COMSOL."
01 Titik Masalah Industri: Kekurangan Struktural Bakat Multidisiplin Hambatan teknologi dalam industri rokok elektrik jauh lebih tinggi daripada yang dibayangkan oleh pihak luar. Seorang insinyur atomisasi yang berkualifikasi perlu memiliki pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu, termasuk teknik material, elektrokimia, mekanika fluida, dan termodinamika. Namun, hampir belum ada program khusus di perguruan tinggi khusus teknologi rokok elektrik. Di pasar kerja, para ahli material membutuhkan "gelar master dalam ilmu material/teknik kimia, lebih dari 3 tahun pengalaman penelitian dan pengembangan di industri rokok elektrik, dan keahlian dalam metode pengujian untuk parameter utama seperti porositas dan konduktivitas termal bahan inti alat penyemprot." Pakar dinamika fluida memerlukan "gelar master atau lebih tinggi dalam bidang teknik termofisika, teknik energi panas, mekanika fluida, ilmu material, teknik kimia, atau bidang terkait." Siklus pelatihan yang panjang dan tingginya biaya bagi talenta multi-keterampilan ini telah menyebabkan dilema yang meluas bagi perusahaan rokok elektronik: kesulitan dalam merekrut dan bahkan kesulitan yang lebih besar dalam mempertahankan talenta. Terutama dengan semakin ketatnya standar sertifikasi internasional seperti PMTA dan TPD, talenta yang patuh merupakan sumber daya yang langka.
02 Model Huawei: Praktik Integrasi Industri-Pendidikan dari Basis Cerdas
Solusi Huawei adalah proyek "Smart Base". Basis pendidikan kolaboratif ini, yang diprakarsai bersama oleh Kementerian Pendidikan dan Huawei, pada awalnya mencakup 72 universitas. Pada bulan Juni 2025, lebih dari 320 kursus terbuka kampus HarmonyOS telah ditawarkan oleh banyak universitas di Tiongkok. Huawei telah bersama-sama menjalin lebih dari 280 proyek kerja sama industri-akademisi HarmonyOS dengan universitas-universitas, dan berhasil menarik lebih dari 400 universitas untuk berpartisipasi dalam pengembangan bakat HarmonyOS. Proyek Smart Base 2.0 mencakup 72 universitas di seluruh negeri, memberikan dukungan kurikulum yang solid untuk membina para profesional di bidang HarmonyOS. Proyek ini dengan cermat menyusun matriks kurikulum "sistem operasi + pengembangan IoT + teknologi terdistribusi," dengan desain kurikulum yang berpusat pada arah inti seperti pengembangan aplikasi seluler dan pengembangan perangkat arah selatan. Huawei juga secara inovatif meluncurkan mekanisme insentif guru, yang secara efektif merangsang inisiatif para dosen universitas untuk terlibat dalam pengajaran kursus dan praktik inovatif HarmonyOS. Universitas seperti Universitas Wuhan dan Universitas Tenggara secara aktif merespons dan memimpin implementasi, menyelesaikan restrukturisasi sistematis sistem kurikulum lintas perguruan tinggi mereka.
03 Jalur Implementasi: Strategi Empat Langkah Perusahaan Rokok Elektrik Langkah 1: Membangun Sistem Laboratorium Bersama Perusahaan rokok elektrik dapat mendirikan laboratorium bersama dengan universitas yang berkaitan dengan ilmu material dan teknik kimia. Dengan memanfaatkan praktik Huawei di Eropa—pada akhir tahun 2024, Huawei memiliki lebih dari 13.000 karyawan di Eropa, 29 pusat penelitian dan pengembangan di 14 negara, dan kemitraan dengan lebih dari 210 universitas dan perguruan tinggi, sehingga membina lebih dari 30.000 profesional TIK. Langkah kedua: Mengembangkan sistem kurikulum profesional yang disesuaikan dengan industri rokok elektrik, termasuk mata kuliah seperti "Ilmu Bahan Atomisasi", "Mekanika Cairan Rokok Elektrik", dan "Prinsip Teknologi Pengendalian Tembakau yang Dipanaskan". Sistem kurikulum menyeluruh mulai dari teori dasar hingga praktik teknik dapat dibangun, dengan mengacu pada model matriks kurikulum Huawei. Langkah ketiga: Membangun basis beasiswa dan magang. Dengan membangun beasiswa perusahaan dan bersama-sama membangun basis magang, talenta-talenta luar biasa dapat diperoleh terlebih dahulu. Smoore International telah mengeksplorasi bidang ini, dengan "Smoore Student Program" yang menargetkan lulusan sarjana dan master yang berprestasi secara global, dan "Smoore Academic Program" yang menargetkan mahasiswa doktoral dari universitas terkemuka di seluruh dunia. Langkah keempat: Bersama-sama membangun pusat penelitian dan pengembangan teknologi atomisasi. Perusahaan dan universitas dapat bersama-sama membangun pusat penelitian dan pengembangan, yang secara erat mengintegrasikan penelitian akademis dengan kebutuhan perusahaan. Kolaborasi Smoore dengan Akademi Seni & Desain, Universitas Tsinghua, adalah contoh suksesnya. Kedua pihak telah terlibat dalam berbagai diskusi mengenai riset pengguna, analisis tren, ergonomi, dan desain industri.
04 Studi Kasus: Praktik Eksplorasi Perusahaan Terkemuka
Kerjasama industri-universitas Smoore International telah menjadi sistematis. Perusahaan tidak hanya berkolaborasi dengan Academy of Arts & Design, Tsinghua University untuk mengeksplorasi inovasi desain, namun juga bersama-sama melakukan proyek penelitian mengenai pengurangan dampak buruk rokok elektrik dengan Tongji University, yang telah menerima pendanaan dari National Natural Science Foundation of China. Sistem rekrutmen kampus Smoore juga patut dipelajari. Perusahaan ini menyediakan sistem pelatihan khusus 1-3-5-7-10 kepada rekrutan kampus, menawarkan kursus peningkatan karier yang sesuai pada berbagai tahap dan menyiapkan saluran promosi dan pengembangan khusus. Heyuan Group telah menunjukkan permintaan akan talenta multi-keterampilan dalam perekrutannya. Pakar dinamika fluidanya diharuskan memiliki "Gelar Master atau lebih tinggi di bidang teknik termofisika, teknik energi panas, mekanika fluida, ilmu material, teknik kimia, atau jurusan terkait", sedangkan insinyur material senior diharuskan memiliki "PhD di bidang kimia material, bahan polimer, teknik kimia, atau jurusan terkait di bidang teknik kimia/ilmu material."
05 Hasil yang Diharapkan: Membangun Ekosistem Talenta yang Berkelanjutan
Melalui model integrasi industri-pendidikan, perusahaan rokok elektrik dapat membentuk kumpulan talenta profesional dalam waktu 3-5 tahun. Berdasarkan pengalaman Huawei, model ini dapat mengurangi biaya perekrutan secara signifikan—Huawei berhasil memperpendek siklus pelatihan talenta hingga lebih dari 30% melalui proyek Smart Base-nya. Lebih penting lagi, model ini dapat memecahkan masalah kekurangan tenaga kerja struktural di industri rokok elektrik. Ketika universitas mulai secara sistematis melatih para profesional yang berhubungan dengan rokok elektrik, perusahaan tidak perlu lagi melatih setiap karyawan baru dari awal. Dalam jangka panjang, integrasi industri-pendidikan juga dapat meningkatkan tingkat teknologi industri secara keseluruhan. Kombinasi penelitian akademis di universitas dan praktik teknik di perusahaan akan mendorong inovasi berkelanjutan dalam teknologi atomisasi. Seperti halnya Huawei, melalui proyek Smart Base-nya, tidak hanya membina talenta tetapi juga mendorong perkembangan pesat ekosistem HarmonyOS. Kesimpulan: Dalam rekrutmen kampus global Smoore International, posisi penelitian dan pengembangan teknis mencakup lebih dari 10 bidang profesional, termasuk material, teknik mesin, otomasi, energi dan tenaga, kimia, teknik lingkungan, dan informasi elektronik. Di balik hal ini terdapat kenyataan pahit: industri rokok elektrik tidak membutuhkan profesional dengan satu disiplin ilmu, namun inovator lintas disiplin yang mampu melintasi berbagai disiplin ilmu. Meskipun personel penelitian dan pengembangan Huawei berjumlah lebih dari separuh tenaga kerjanya, perusahaan rokok elektrik sering kali masih memiliki tim penelitian dan pengembangan yang mewakili persentase satu digit. Kunci untuk mengubah situasi ini bukan terletak pada pencarian talenta dengan gaji tinggi, namun dengan memindahkan pengembangan talenta ke universitas-universitas, seperti yang telah dilakukan Huawei, dan membangun “parit talenta” mereka sendiri.
vapsolo 70K puff Vape sekali pakai grosir
elf bar 20k,30k ,iget bar ,elf bar vape, iplay vape,R dan m,R&M,R&H,breeze
pro,RandMTornado 9000Puffs,Randmvape kehilangan mery vape,geek bar pluse,waka vape,alfakher vape,crystal vape
whatsapp:+8613878647254
4strawberrykiwi1kiwipassionfruitguavajaycee
Kontal AS

Pengarang:

Ms. Smile

Phone/WhatsApp:

+86 13978874857

Produk populer
Anda mungkin juga menyukai
Kategori terkait

Email ke pemasok ini

Subjek:
Ponsel:
Email:
Pesan:

Pesan Anda harus antara 20-8000 karakter

We will contact you immediately

Fill in more information so that we can get in touch with you faster

Privacy statement: Your privacy is very important to Us. Our company promises not to disclose your personal information to any external company with out your explicit permission.

Kirim