Menurut aastocks, Pengadilan Rakyat Distrik Chaoyang Beijing baru-baru ini mengeluarkan putusan tingkat pertama dalam kasus perselisihan persaingan tidak sehat antara Pop Mart (09992.HK) dan Nayuki (02150.HK).
Pengadilan memutuskan anak perusahaan Nayuki, Shenzhen Pindao Catering Management Co., Ltd., bersalah atas persaingan tidak sehat dan memerintahkannya untuk memberikan kompensasi kepada Pop Mart atas kerugian ekonomi sebesar RMB 300.000 dan biaya hukum yang wajar sebesar RMB 20.000.
Tidak ada pihak yang mengajukan banding, dan keputusan tersebut kini berlaku.
Pada bulan September 2025, Nayuki dilaporkan meluncurkan kampanye pemasaran bertema di tokonya, akun resmi WeChat, dan program mininya, menamai beberapa minuman teh "Mibubu" dan menggunakan gambar artistik LABUBU Pop Mart dalam materi promosinya.
Pop Mart kemudian menuduh Nayuki menggunakan merek dagang yang identik atau mirip dengan LABUBU dalam promosi komersialnya tanpa izin.
Pop Mart berpendapat bahwa penggunaan merek dagang terkait LABUBU yang tidak sah oleh Nayuki dalam promosi komersialnya dapat dengan mudah menyesatkan masyarakat sehingga percaya bahwa ada kemitraan bisnis antara kedua perusahaan, yang merupakan persaingan tidak sehat.
Putusan pengadilan menunjukkan bahwa penggunaan logo seperti LABUBU, Mibubu, dan Bubu yang mencolok dalam iklannya, yang identik atau sangat mirip dengan nama produk LABUBU, dapat dengan mudah menyesatkan konsumen agar percaya bahwa merek Nayuki dan merek mainan trendi LABUBU memiliki hubungan khusus seperti kolaborasi komersial, lisensi, atau sponsor komersial, sehingga menimbulkan kebingungan dan merupakan persaingan tidak sehat.
Meskipun Nayuki's Tea menampilkan pernyataan selama acara yang mengklarifikasi bahwa hadiah tersebut dibeli oleh Nayuki sendiri dan tidak ada kerja sama resmi dengan Pop Mart, keputusan pengadilan menunjukkan bahwa pernyataan ini ditempatkan dalam font yang lebih kecil di bagian bawah teks promosi, sedangkan frasa promosi seperti "Minum Mibubu dan menangkan LABUBU" ditempatkan dalam font yang lebih besar di tengah teks promosi.
Praktik "iklan dengan cetakan besar, penafian cetakan kecil" gagal memberikan informasi yang wajar kepada konsumen bahwa aktivitas promosinya tidak ada hubungannya dengan penggugat. Berdasarkan teks "iklan cetak besar", konsumen terkait kemungkinan besar secara keliru percaya bahwa merek "Nayuki" dan merek mainan trendi "LABUBU" memiliki hubungan khusus seperti izin kerja sama. Praktek “iklan cetak besar, penafian cetakan kecil” yang disebutkan di atas tidak dapat berfungsi sebagai perisai terhadap tanggung jawab.
OKSO SWITCH KIT 50rb puff Vape sekali pakai grosir
elf bar 20k,30k ,iget bar ,elf bar vape, iplay vape,R dan m,R&M,R&H,breeze
pro,RandMTornado 9000Puffs,Randmvape kehilangan mery vape,geek bar pluse,waka vape,alfakher vape,crystal vape
whatsapp:+8613878647254