Menurut informasi yang dikeluarkan oleh Otoritas Persaingan Hongaria, operator Temu di Eropa, Whaleco Technology Limited, diharuskan membayar total lebih dari 1,3 miliar forint Hongaria. Jumlah ini terdiri dari dua bagian: pembayaran kompensasi setidaknya 882 juta forint kepada konsumen Hongaria, dan denda sebesar 437 juta forint yang harus dibayarkan ke anggaran pusat Hongaria.
Regulator percaya bahwa Temu mempengaruhi keputusan konsumen pada platformnya dengan menggunakan metode seperti penurunan harga, diskon besar, penawaran waktu terbatas, dan peringatan stok rendah, namun beberapa tampilan harga dan pernyataan promosi tidak memiliki dasar faktual. Misalnya, beberapa produk diberi label "promosi" atau "diskon hingga 95%", tetapi platform tidak dapat membuktikan keaslian diskon tersebut; peringatan seperti “hanya tinggal sedikit” dan “hampir terjual habis” juga dinilai berpotensi menimbulkan tekanan psikologis pada konsumen. Lebih lanjut, Temu juga kedapatan melontarkan pernyataan menyesatkan terkait perlindungan dan kelestarian lingkungan.
Happ bar 25K puff Vape sekali pakai grosir
elf bar 20k,30k ,iget bar ,elf bar vape, iplay vape,R dan m,R&M,R&H,breeze
pro,RandMTornado 9000Puffs,Randmvape kehilangan mery vape,geek bar pluse,waka vape,alfakher vape,crystal vape
whatsapp:+8613878647254
Sesuai keputusan peraturan, Temu akan membayar kompensasi tunai sebesar 2.000 forint kepada setiap konsumen Hongaria yang melakukan pemesanan di situs web atau aplikasinya antara November 2023 dan September 2024. Jika pembayaran akhir kurang dari 882 juta forint, selisihnya akan dibayarkan ke anggaran pusat Hongaria sebagai denda tambahan. Temu bekerja sama dengan regulator selama penyelidikan dan berjanji untuk membentuk program kepatuhan perlindungan konsumen.
Ini bukan pertama kalinya Temu dihukum karena masalah terkait promosi, keterbukaan informasi, atau kepatuhan data. Seiring dengan pesatnya ekspansi Temu secara global, model pertumbuhan “harga rendah + pemasaran yang kuat” menghadapi pengawasan ketat di beberapa negara.
Pada bulan Januari tahun ini, Kantor Persaingan dan Perlindungan Konsumen Polandia mendenda operasi Temu di Eropa sebesar 5,9109 juta złotys. Regulator Polandia juga prihatin dengan tampilan diskon. Menurut aturan setempat, platform harus dengan jelas menunjukkan harga terendah suatu produk dalam 30 hari sebelum diskon saat menampilkan harga promosi, sehingga konsumen dapat menentukan keaslian diskon tersebut. Regulator berpendapat bahwa Temu tidak secara konsisten dan jelas menampilkan informasi ini di beberapa halaman produk, daftar produk, dan keranjang belanja, yang mungkin menyesatkan konsumen sehingga percaya bahwa mereka mendapatkan diskon yang lebih besar.
Pada bulan September 2025, Komisi Perdagangan Federal AS mengumumkan bahwa Whaleco, operator Temu, akan membayar $2 juta untuk menyelesaikan tuduhan pelanggaran Undang-Undang Konsumen INFORM. Tindakan ini mengharuskan platform online besar untuk memberikan informasi yang memadai kepada konsumen untuk mengidentifikasi, menghubungi, dan melaporkan barang atau transaksi mencurigakan yang dilakukan oleh penjual pihak ketiga dalam jumlah besar. Regulator menemukan kelemahan Temu dalam keterbukaan informasi dan mekanisme pelaporan konsumen.
Pada bulan Mei 2025, Komisi Perlindungan Data Pribadi Korea mendenda Temu sekitar 1,37 miliar hingga 1,39 miliar won. Regulator berpendapat bahwa Temu gagal memberikan informasi yang memadai kepada konsumen ketika mentransfer informasi pribadi pengguna Korea ke luar negeri dan gagal menunjuk agen lokal Korea sebagaimana diperlukan.
Sebulan kemudian, Komisi Perdagangan Adil Korea mendenda Temu sekitar 357 juta won atas iklan promosinya, serta denda administratif ringan lainnya. Regulator Korea menyatakan bahwa Temu menarik pengguna melalui aktivitas seperti undian roulette, poin reward, dan barang dengan harga sangat rendah, namun reward sebenarnya sering kali datang dengan persyaratan yang rumit, seperti mengharuskan pengguna mengundang orang lain untuk menginstal aplikasi. Jenis pemasaran ini dianggap berpotensi menyesatkan konsumen sehingga percaya bahwa imbalan mudah didapat sehingga mempengaruhi penilaian mereka yang sebenarnya.