Menurut Finimize, Meituan baru-baru ini menunda rencana peluncuran aplikasi pesan-antar makanan Keeta di Rio de Janeiro setelah menemukan lebih banyak restoran yang memiliki perjanjian eksklusif dengan kota tersebut daripada yang diperkirakan.
Tim lokal Keeta menyatakan mereka siap untuk peluncuran, namun survei pra-peluncuran mengungkapkan bahwa sekitar setengah dari restoran Rio de Janeiro telah menandatangani perjanjian eksklusif, dibandingkan dengan perkiraan awal Keeta yang hanya 8% hingga 10%.
Hal ini penting karena platform pesan-antar makanan memerlukan beragam pilihan restoran untuk menarik pelanggan dan memastikan aliran pesanan yang stabil bagi pengantar pesan-antar.
Meituan memiliki basis di negara bagian São Paulo—Keeta diluncurkan di tiga kota tahun lalu dan saat ini memiliki sekitar 39.000 restoran dan 115.000 pengantar pesan antar.
Namun, pasar Brasil masih didominasi oleh iFood (anak perusahaan Prosus), bersama dengan pesaing yang memiliki pendanaan besar seperti Didi's 99. Oleh karena itu, mengamankan listingan restoran adalah kunci kesuksesan.
Bagi pasar, hak eksklusif dapat mengubah lanskap perekonomian.
Model bisnis Meituan mengandalkan efek flywheel—lebih banyak restoran mendatangkan lebih banyak pelanggan, yang pada gilirannya menarik lebih banyak pengantaran. Jika banyak restoran di Rio de Janeiro tidak dapat bergabung, Keeta mungkin harus mengambil komisi, subsidi, atau biaya pemasaran yang lebih tinggi untuk mengamankan sumbernya, sehingga berpotensi menunda profitabilitas.
Selain itu, karena iFood adalah bagian dari Prosus Group, persaingan yang ketat di pasar pesan-antar makanan di Brasil dapat memengaruhi penilaian investor terhadap kelangsungan jangka panjang para pemimpin pasar dan penantang yang memiliki pendanaan besar.
Dari perspektif yang lebih luas, parit tersebut mungkin tersembunyi di dalam dokumen.
Pertarungan platform bukan hanya soal desain dan operasional aplikasi—perusahaan yang sudah ada mungkin sudah terikat kontrak bahkan sebelum pendatang baru datang.
Penangguhan Keeta, dan kurangnya jadwal peluncuran baru untuk Rio de Janeiro, menyoroti bahwa perluasan kota, seperti halnya operasi, memerlukan negosiasi. Jika eksklusivitas begitu lazim di wilayah metropolitan seperti Rio de Janeiro, Meituan mungkin perlu memperlambat ekspansinya atau mengembangkan strategi yang lebih menarik untuk membujuk restoran agar beralih platform.
Meskipun ekspansinya di Brasil terbatas, Keeta juga punya kabar baik di negara lain.
Mari kita lihat Qatar dulu.
Raksasa pengiriman makanan Amerika, DoorDash, kemarin mengonfirmasi bahwa mereka akan menutup operasinya di Qatar, Jepang, Singapura, dan Uzbekistan, dan menyelaraskan kembali strategi ekspansi internasionalnya untuk fokus pada pasar di mana mereka dapat membangun skala jangka panjang.
Keluarnya DoorDash dari Qatar terjadi di saat persaingan yang ketat di industri pengiriman makanan online yang berkembang pesat di kawasan Teluk.
Pasar Qatar didominasi oleh pemain regional termasuk Talabat, anak perusahaan Delivery Hero yang berbasis di Jerman, yang telah beroperasi di Qatar selama hampir satu dekade.
Platform pesan-antar makanan Inggris Deliveroo memasuki pasar Qatar pada tahun 2022 tetapi kesulitan untuk menantang pesaing yang sudah mapan. Deliveroo diakuisisi oleh DoorDash tahun lalu.
Pada 19 Agustus 2025, Keeta resmi diluncurkan di Doha, ibu kota Qatar.
Qatar menjadi lokasi kedua Keeta di Timur Tengah. Sebagai salah satu negara dengan PDB per kapita tertinggi di dunia, pasar pesan-antar makanan Qatar memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar.
Dengan berkurangnya satu pesaing di Qatar, tekanan kompetitif Keeta akan berkurang.
Mari kita lihat perkembangan pasar Saudi. Menurut pengumuman tersebut, Keeta beroperasi di 23 kota di seluruh Arab Saudi dan berencana untuk terus memperluas jangkauan nasionalnya pada tahun 2025, dengan memiliki lebih dari 50,000 mitra restoran dan lebih dari 38,000 penumpang. Tahun lalu, mereka memproses lebih dari 150 juta pesanan dengan waktu pengiriman rata-rata 30 menit.
Sejak awal, pengendara pengiriman Keeta telah menempuh jarak 1.049.146.479 kilometer perjalanan melintasi Kerajaan Arab Saudi.
Fhip 90k puff Vape sekali pakai
elf bar 20k,30k ,iget bar ,elf bar vape, iplay vape,R dan m,R&M,R&H,breeze
pro,RandMTornado 9000Puffs,Randmvape kehilangan mery vape,geek bar pluse,waka vape,alfakher vape,crystal vape
whatsapp:+8613978874857